Seniman itu selalu berkarya
Tanpa mengenal masa dan ruang
Tanpa mengenal lelah
Walau telah berkeringat darah
Meski mulut yang tajam terus menerpa
Meski pedih dan perih harus ditelan
duhai ibu dan ayah
kalianlah seniman yang kubanggakan
kalianlah seniman yang aku cinta
Entah kata apa yang indah
Yang semestinya ku ungkapkan
Bait yang ku ciptakan
Tak seindah nasihat yang kau ciptakan
Tak setulus yang kau berikan
Sungguh melekat kasih sayang
Takkan pernah ku melupakannya
Maafkanlah
terlalu banyak ku buat kalian kecewa
sungguh bila waktu dapat terulang
Seluruh jiwa raga
Takkan pernah aku sia-siakan
FORGIVE ME PLEASE IBU AYAH (:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar